LEARNING ORGANIZATION SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF

Titik Nurbiyati

Abstract


Untuk mencapai keunggulan kompetitif peran sumber daya manusia yang kompeten sangat diperlukan untuk menjamin kelangsungan hidup perusahaan, yaitu sumber daya manusia yang berbasis pengetahuan dan memiliki keterampilan-keterampilan. Organisasi pembelajaran(Learning Organization) hadir bersama-sama dalam sebuah organisasi untuk meningkatkan kualitas pengembangan sumber daya manusia, karena mempercepat proses pembelajaran organisasi dan meningkatkan kemampuannya untuk beradaptasi pada perubahan dan mengantisipasi perubahan pada masa depan. Pengembangan sumber daya manusia berbasis pengetahuan memerlukan proses pembelajaran baik pembelajaran self learning maupun organizational learning. Keunggulan bersaing yang dicapai melalui pengelolaan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan dapat dijadikan sumber keunggulan kompetitif serta tidak mudah ditiru pesaing.
Kata kunci: Keunggulan Kompetitif, Learning Organization, Sumber Daya Manusia


Full Text:

PDF

References


Aggestam, Lena ( 2006),” Learning Organization or Knowledge Management : Which Came First,” Information Technology and Control Vol.35, No. 3A

Argyris, C. and Schon, D. (1996), Organization Learning II: Theory, Method and Practice, AddisonWesley, Reading, MA.

Braham, Barbara J, (2003),Creating A Learning Organisation, Terjemahan dari Fast-Track MBA Series, Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Dale, M.(2003), Developing Management Skill (terjemahan), Jakarta: Gramedia

Drucker,P.F.(1992), Managing for the Future, New York: Buttrworth

Efimova, L. and Swaak, J. (2002). KM and (e)-learning: towards an integral approach? The new scope of knowledge management in Theory and Practice , 63-69.

Garvin, D.A (1998), “Building a Learning Organization, “Harvard Business Review on Knowledge Management.

Gheradi, S., Nicolini, D. and Odella, F. (1998). Towards a Social Understanding of how People learn in Organizations. The Notion of Situated Curriculum. Management Learning 29 (3), 273-297.

Jones, AM and Hendry, C. (1994), “The learning organization: adult learning and organizational transformation”, British Journal of Management, Vol. 5, pp. 153-62.

Kharabsheh, R. (2007). A model of Antecedents of Knowledge Sharing. The Electronic Journal of Knowledge Management , 419-426.

Miarso, Yusufhadi (2002), “Peran Teknologi Pembelajaran Dalam Organisasi Belajar,” Makalah yang disampaikan pada Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran, Jakarta

Munandar,A.S(2003), “Learning Organization dan Penerapannya dalam Dunia Usaha,” Makalah Seminar

Pedler, M., Burgogyne, J. and Boydell, T. 1997. The Learning Company: A strategy for sustainable development . 2nd Ed. London; McGraw-Hil

Pfeffer, J. (1996), The Art to Maintance human Resources, New York: Mc.Graw Hill Company.




DOI: https://doi.org/10.35591/wahana.v15i1.59

Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 2685-1415 (Online) | 1410-8224 (Print)
Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta.
Jl. Gagak Rimang No. 2-4 Balapan, Kotak Pos 6417 YKGK 
Phone (0274) 560159, 562317, 513413, 563516 Fax. (0274) 561591 
Yogyakarta 55222

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.